Ulum di Karawang Barat Sempat Molor
Nuansa Metro, karawang.
Ulangan Umum bagi SDN/Mi sempat molor. Hal itu terjadi di Karawang Barat. Diduga hal itu terjadi dikarenakan pihak ketiga atau pencetak soal Ulangan Umum Sekolah dasar dan MTs terlambat dalam mendistribusikannya. Hal itu menyebabkan para kepala sekolah dan guru pengajar SDN/MI diKarawang Barat sempat mengalami keresahan. Mereka menyayangkan dengan kejadian yang seharnya tidak perlu terjadi itu. Bahkan ketika dimewawancarai, mereka juga sempat menyebut salah satu nama orang yang diduga ditengarai sebagai pihak ke tiga (pencetak soal ulangan umum) bagi SDN dan M, yaitu Pr.
Seperti penuturan beberapa pengajar di SDN yang ada diwilayah UPTD Karawang Barat. Mereka menyesalkan dengan kejadian diundurnya kegiatan Ulum tersebut, yang seharusnya hari Senin (13/06) ini malah molor menjadi hari Rabu (15/06). “Tau neh si Pr, pelaksanaan Ulum menjadi molor gini. Padahal rencananya seharusnya Senin (13/06), ini malah molor jadi hari Rabu (15/06).” gerutu pengajar di salah satu SDN yang ada di Kelurahan Nagasari Karawang Barat
Lain lagi yang diungkapkan salah satu pengajar di SDN yang ada diwilayah Kelurahan Karangpawitan, merka juga membenarkan bahwa adanya keterlambatan pendistribusian soal Ulum bagi sekolahnya. “bener pak, Ulum jadi sempat molor gara-gara pendistribusiannya terlambat. Orang tua murid juga pada nanyain. Ya kami jawab aja soal ulum nya belum datang dari Dinas. Padahal sebelum-sebelumnya tidak pernah terjadi seperti ini. Ini harus menjadi perhatian pihaak Diknas kedepannya” beber sunber dengan nada kecewa.
Saat masalah ini akan dikonfirmasikan kepada Kepala UPTD Pendidikan Karawang Barat, tidak berada ditempat. Menurut salah satu staff kantor setempat, Ka UPTD sedang ada acara ke Pemda Karawang. “Bapak sedang ada acara ke Pemda, kang” katanya.
Ditempat terpisah, Tatang Suryadi Ketua LSM MPPN, mengatakan, seharusnya Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Karawang peka terhadap masalah ini. Karena ini menyangkut orang banyak. Hal terkecil saja sudah begini, apalagi mengurus hal yang besar. “Kalau memang Eka (Kadinas Pendidikan) peduli. Harus berani tegur itu bagian pendistribusian Soal Ulum, kalau ada pihak ketiga dalam hal ini pencetak soal Ulum dan juga Ka UPTD Karawang Barat juga harus ikut bertanggungjawab dengan sempat molornya pelaksanaan Ulum SDN/MI di Karawang Barat, agar peristiwa seperti itu tidak terulang kembali kedepannya” tegas Tatang.